if – else dan switch – case

October 12, 2009 at 1:56 pm | Posted in Dasar Java | Leave a comment

if – else

Saat kita mengcoding dan kemudian kita ingin menjalankan code bersyarat maka yang harus kita lakukan adalah menggunakan if atau if – else. Secara format penulisan adalah seperti ini :

if (pernyataan){
// code
}
else {
// code
}

Misalnya ada pernyataan jika nilai lebih besar atau sama dengan 60 berarti lulus dan dibawah itu berarti tidak lulus, maka dalam pengkodeanya adalah :

if (nilai >= 60){
System.out.println("Lulus...");
}
else {
System.out.println("Tidak lulus...");
}

Catatan :

Perintah Fungsi
< Kurang dari
> Lebih dari
<= Kurang dari sama dengan
>= Lebih dari sama dengan
== Sama dengan (bilangan, char dan boolean)
!= Tidak sama dengan
% Habis dibagi

  • Misal : jika 10 habis dibagi 2
    Maka penulisanya : if (10 % 2 == 0)
  • Misal : jika 10 tidak habis dibagi 2
    Maka penulisanya : if (10 % 2 == 1)
  • Jika data anda berupa String, misal nya kasusnya seperti ini :

    String kata="menyenangkan";
    if (kata.equals("menyenangkan")){
    System.out.println("benar-benar "+kata);
    }

    Ada juga syarat yang dibutuhkan tidak hanya satu maka digunakan perintah sbb :

    Perintah Fungsi
    && Menyatakan “dan”
    || Menyatakan “atau”

    Contoh : Jika nilai UTS diatas 50 dan nilai praktikum bernilai A, maka dinyatakan lulus
    Code :

    int nilaiUts=51;
    char nilaiPrak='A';
    if ((nilaiUts > 50)&&(nilaiPrak == 'A')){
    System.out.println("Lulus...");
    }

    Selain penerapan if diatas, perintah if bisa diterapkan secara bertingkat.
    misalnya : jika nilai uts diatas atau sama dengan 80 maka nilainya A, jika nilai uts diatas atau sama dengan 70 maka nilainya B dan jika nilai uts diatas atau sama dengan 60 maka nilainya C.
    Code :

    int nilaiUts=75;
    if (nilaiUts >= 80){
    System.out.println("Nilai : A");
    }else if (nilaiUts >= 70){
    System.out.println("Nilai : B");
    }else if (nilaiUts >= 60){
    System.out.println("Nilai : C");
    }


    switch – case
    Selain menggunakan perintah if-else ada perintah lain yakni switch-case. Perintah switch-case bisa digunakan untuk kasus-kasus misalnya saja :
    Ada inputan berupa integer (int) untuk mengconvert dalam bilangan romawi.
    Code :

    int bilangan = 9;
    switch (bilangan) {
    case 1: System.out.println("I"); break;
    case 2: System.out.println("II"); break;
    case 3: System.out.println("III"); break;
    case 4: System.out.println("IV"); break;
    case 5: System.out.println("V"); break;
    case 6: System.out.println("VI"); break;
    case 7: System.out.println("VII"); break;
    case 8: System.out.println("VIII"); break;
    case 9: System.out.println("IX"); break;
    case 10: System.out.println("X"); break;
    default: System.out.println("Data diluar jangkauan program...");break;
    }

    Output nya nanti “IX”
    Mudah kan…^_^

    Leave a Comment »

    RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
    Entries and comments feeds.

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.